ABOUT US

Kami adalah komunitas Narablog perempuan terbesar di Kalimantan Selatan

OUR TEAM

PENGURUS TAHUN 2020

  • Putri Santoso (Putri)

    Ketua Komunitas

    Once a year, go someplace you've never before.

  • Anis Winda (Niswin)

    Admin Sosial Media

    Love cat and books. Yes, I am a book instagrammer

  • Triyatni Ashari (Tri)

    HR and Blog

    Someone who loves problem solving than complaining

ACHIEVEMENTS

We help our clients integrate, analyze, and use their data to improve their business.

150

GREAT PROJECTS WITH BRAND

300

MEMBERS

124000

TOTAL MEMBERS FOLLOWERS

BLOG ARTICLES

We pride ourselves on bringing a fresh perspective and effective marketing to each project.

  • Banjir Barabai : Banjir ini Tidak Seperti Biasanya

    #prayforkalsel

    Cerita ini dikirimkan oleh Kak Anisa Safarina, seorang member Female Blogger of Banjarmasin, yang terdampak banjir Barabai, Hulu Sungai Tengah. Sebelum membaca artikel ini, mari kita kirimkan doa untuk Provinsi Kalimantan Selatan. Semoga kita selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan selalu dalam lindungan Allah. Aamiin. 

    data banjir kalimantan selatan
    Data 16 Januari 2021 | Sumber : beritabanjarmasin.com

    Kamis/14 Januari 2021, Sekitar Pukul 03.00 Dinihari

    banjir barabai
    Banjir Barabai, Hulu Sungai Tengah

    Rabu malam sebelum tidur, saya membagikan postingan rekan-rekan LAZISMU HST yang membuka donasi untuk membantu musibah banjir di beberapa daerah. Tidak sedikitpun ada firasat saat itu bahwa musibah banjir yang lumayan besar juga akan kami alami sendiri, dalam beberapa jam ke depan.

    Kami terbangun dengan kondisi lantai rumah yg sudah terendam banjir hampir setinggi lutut. Pengalaman sekian puluh kali mengalami banjir, biasanya kami terbangun ketika air masih sampai halaman rumah. Rupa-rupanya banjir kali ini benar-benar bergerak cepat dibanding biasanya.


    Setengah jam berlalu, kami masih menyelamatkan barang seperti biasanya. Meletakkan barang ke atas meja dan lemari yang lebih tinggi. Hingga saat tetangga sekaligus keluarga kami mengevakuasi anak beliau ke rumah kami yang alhamdulillah berlantai dua, barulah kami tersadar bahwa banjir ini tidak seperti biasanya.


    Akhirnya kami putuskan untuk mengangkat barang-barang penting saja ke lantai 2. Dompet, berkas-berkas penting dan beberapa pakaian. Alhamdulillah setidaknya berhasil kami selamatkan. Motor dan mobil juga sempat kami pindahkan ke tempat yang sedikit lebih tinggi. Meski kemudian tingginya air, membuat kami tidak berani membayangkan entah bagaimana kemudian nasibnya.


    Evakuasi Tetangga ke Rumah saat Banjir Barabai


    Tetangga-tetangga yang lain juga kami panggil untuk ikut mengevakuasi diri ke rumah kami. Mereka pun hanya sempat menyelamatkan diri hampir tanpa barang berharga apapun.


    Jam 04.00 subuh, total 9 orang sudah mengevakuasi diri di rumah kami. Terdiri dari 2 orang anak-anak, 2 orang tua, 1 laki-laki dewasa dalam kondisi demam sudah 2 hari, 1 orang laki-laki dewasa, 2 orang perempuan dewasa, dan saya sendiri (Sasa) yang sedang hamil muda.


    Setelah kami selesai sholat subuh dalam kondisi darurat, saya mulai mengecek HP. HP satu-satunya yang masih aktif di rumah kami. Barulah kami membaca informasi betapa besarnya banjir kali ini. Tidak hanya rumah yang hanyut, bahkan kabarnya beberapa orang telah dilaporkan hilang terbawa arus.


    1 Bungkus Mie Cup Instan


    Beberapa jam terendam banjir, membuat perut kami sudah mulai keroncongan. Barulah kami sadar tidak ada sedikit pun makanan yang kami bawa. Menunggu sedikit terang, suami turun ke lantai 1 untuk cek kondisi sekaligus mencoba mencari makanan. 


    Satu bungkus mie cup instan yang sudah basah, berhasil dibawa. Karena tidak ada pilihan lain, mie inipun coba kami buka dan alhamdulillah isinya masih kering. 1 bungkus mie gelas instan untuk dimakan bersama 9 orang. Alhamdulillah.


    Evakuasi Tetangga yang Terjebak di Plafon Rumah saat Banjir Barabai


    Mulai Evakuasi Banjir Barabai


    Sekitar jam 08.00 pagi, kami dikejutkan dengan beberapa orang tetangga yang berenang di halaman. Ternyata beliau-beliau sedang dalam perjalanan mengevakuasi tetangga yang kabarnya terjebak di plafon rumah. Saling menanyakan kabar di kiri dan kanan rumah yang sama-sama jadi tempat evakuasi. Kami mendengar beberapa cerita evakuasi yang ternyata sangat sulit. Bahkan nenek kami sendiri sempat terlepas dari tali darurat untuk menyeberang ke depan rumah. Bersyukur sekali nenek kami masih diberikan keselamatan oleh Allah.


    Cerita lainnya, satu keluarga dengan 2 orang anak yang 1 diantaranya masih bayi. Beliau ternyata sempat terjebak di dalam rumah hingga terpaksa menggergaji jendela kamar untuk bisa mencapai rumah bagian belakang. Dengan bersusah payah melawan arus air yang cukup deras, syukurlah keempat anggota keluarga ini juga berhasil menyelamatkan diri.


    Mendengar cerita-cerita para tetangga, membuat kami tidak henti-hentinya mengucap syukur atas keselamatan diri kami semua.


    Sepulangnya dari proses evakuasi, salah satu tetangga kami berinisiatif sendiri untuk memetikkan jambu biji untuk diberikan kepada kami. Alhamdulillah 3 buah jambu matang kembali kami bagi-bagi untuk mengisi perut.


    Air Sudah Setinggi Dagu Laki-laki Dewasa


    Menjelang siang, saat tinggi air di halaman rumah sudah sekitar lebih dari 3 meter. Cuaca juga sangat gelap saat itu. Tidak ada tanda-tanda air akan menyusut. Melihat kondisi ini, saya dan suami berdiskusi apa yang harus kami lakukan untuk selanjutnya bisa mengisi perut kami. Akhirnya kami putuskan untuk coba mencari tabung gas yang tidak berhasil diselamatkan. 


    Hanya suami saya yang saat itu memungkinkan turun ke lantai 1 karena beliau saja yang badannya paling tinggi dibandingkan kami semua. Dengan penuh susah payah (karena air di dalam rumah sudah hampir menyentuh dagu suami dan barang-barang pun berhamburan karena derasnya arus air),  alhamdulillah suami berhasil menyelamatkan tabung gas, beberapa kotak susu UHT anak, beras, minyak goreng, beberapa biji telur, dan beberapa potong ayam.


    Perjuangan kembali dilanjutkan untuk coba memperbaiki tabung gas yang sudah lumayan lama terendam air. Berbekal keberanian dan petunjuk dari tetangga sebelah, sekitar 1 jam kemudian akhirnya kompor berhasil dinyalakan. Bergembiralah kami karena akhirnya bisa memasak untuk mengisi perut yang semakin keroncongan. Stok makanan yang didapat kami coba hemat dengan membaginya untuk 2 kali makan. Untuk siang ini dan untuk besok pagi. Sedangkan untuk air minum, kami menampung dari air hujan setetes demi setetes dengan baskom seadanya. 


    Sulit menjelaskan bagaimana perasaan kami ketika air hujan turun. Antara takut sekali banjir akan naik lagi, namun juga bersyukur karena kami bisa mendapatkan air bersih untuk dimasak.


    Ketika Hujan Tak Kunjung Berhenti


    Rasanya begitu cepat hari kami lalui hingga menjelang malam. Malam tanpa penerangan sedikitpun, karena HP sebagai satu-satunya alat komunikasi saat itu juga harus benar-benar dihemat baterainya. 


    Begitu lelah dengan perjuangan bertahan hidup selama seharian, ternyata tidak juga membuat mata kami mengantuk. Karena ketika malam pun, hujan meski tidak sederas malam sebelumnya, namun hampir turun sepanjang malam. Kami semua diliputi kekhawatiran dibenak masing-masing. Apalagi melihat jarak air dengan lantai 2 rumah, tinggal sekitar 1 meter.


    Bahkan jujur saja, saya dan suami sudah berjaga-jaga untuk kemungkinan terburuk. Kami mulai mencari apa yang bisa digunakan untuk penyelamatan darurat. Setidaknya ada beberapa baskom besar yang bisa digunakan untuk memasukkan anak. Tali-tali yang ada pun juga kami persiapkan. Tentu saja sepanjang malam kami terus berdoa agar barang-barang tersebut tidak akan digunakan sebagaimana yang kami khawatirkan. 


    Saya sendiri hampir terjaga sepanjang malam. Memeluk anak, mendengarkan dengan baik-baik untuk coba membaca kondisi di luar. Sambil memantau ketinggian air melalui anak tangga. Malam itupun terasa begitu jauh lebih lama dilalui dibandingkan saat siang harinya.


    Hari Kedua Banjir Barabai


    Sekitar jam 03.00 dinihari, melihat baterai HP yang semakin lemah, Saya terpikir untuk mengabarkan kondisi kami saat itu melalui status WhatsApp. Setidaknya agar teman-teman mengetahui kondisi kami dan bersyukur sekali jika ada yang bisa datang memberikan bantuan. Kami paham betul bahwa seluruh Barabai juga mengalami banjir serupa dan pasti sedang sama-sama berjuang seperti kami.


    Selesai semuanya sholat subuh, kami memulai hari kedua dalam kondisi banjir dengan memasak stok makanan terakhir saat itu. Sambil terus menjaga kondisi rumah agar tetap membahagiakan meski di tengah ujian banjir demi anak-anak.


    Kami kembali berpikir bagaimana caranya kami meyambung hidup. Apa lagi yang kira-kira bisa kami dapatkan untuk mengisi perut. Tetangga-tetangga juga mulai mengeluhkan hal yang sama. Kehabisan stok makanan. 


    Bantuan Pertama Datang dari Saudara


    Tidak membiarkan kami berlama-lama dalam kekhawatiran, sungguh Allah Maha Baik. Dan tentu juga berkat doa yang dikirimkan keluarga dan teman-teman. 


    Menjelang siang, ada 2 orang berjas hujan berenang di bawah air hujan bersusah payah dengan bantuan tali menuju rumah kami. Bersyukur saat itu banjir sudah mulai surut dan tersisa sekitar 2 meter. Mereka membawa baskom besar berisikan kantong plastik. Betapa terharu dan berbahagianya kami ternyata yang datang adalah om dan sepupu. Mereka tinggal jauh dari rumah kami, di kabupaten sebelah tepatnya di Desa Kasai, Batumandi.


    Om Pudin dan sepupu kami Sardian. Dua orang pahlawan kami yang di kirim Allah, datang pertama kalinya mengirimkan bantuan. Kami semakin terharu ketika menanyakan di mana posisi motor beliau, yang ternyata terakhir bisa dipakai hanya sampai sekita pom bensin Mandingin. Selebihnya dari sana hingga menuju rumah kami, atau sekitar 2,3 km, beliau berdua tempuh hanya dengan berjalan kaki.


    Setelah menyerahkan bungkusan, beliau berpesan kepada kami untuk semèntara tidak keluar rumah dulu. Apalagi sepanjang perjalanan beliau, kata beliau banjir terdalam adalah di daerah rumah kami. Beliau kemudian kembali ke luar karena ingin mrncarikan mie instan dan air mineral.


    Nila Baubar Kuah Santan


    Bungkusan dari beliau kami buka dengan penuh sukacita. Beliau mrmbawakan kami beberapa nasi bungkus, dengan lauk nila baubar (bakar) kuah santan. Makanan paling enak yang kami santap selama banjir ini. Tentunya karena dibawakan disaat yang benar-benar kami semua butuhkan. Suami saja sebagai orang paling tidak ekspresif yang pernah saya kenal, menyuap makanannya dengan berlinangan air mata. Terharu, bersyukur. Semua yang berada di sini pun tentunya merasakan hal yang sama.


    Anak kamipun makan sambil berceloteh. Beberapa kali mengulang kslimat, betapa enaknya makanan yang dibawakan Busu (Paman) Pudin. Dia juga bertanya di mana Busu Pudin membelinya. Bahkan anak kami meminta nanti kalau banjir sudah selesai, mau minta dimasakkan lagi, jika ternyata makanan ini dimasak oleh keluarga kami di Desa Kasai. Alhamdulillah. Sangat senang melihat anak kami yang sangat berbahagia memakannya.


    Bantuan Mulai Berdatangan


    Tidak beberapa lama setelah Busu Pudin mencarikan bantuan tambahan, datang tim SAR dari Kandangan dengan bantuan perahu karet. Pertama kali mereka berkeliling untuk memastikan bahwa semua orang selamat dan dalam kondisi aman. Kemudian beliau membawakan bantuan makanan. Disusul oleh tim dari Nagara, Amuntai, dan mungkin dari daerah-daerah lain yang tidak sempat kami tanya satu persatu. Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah. Kami dan lima rumah evakuasi lainnya sudah bisa lega, setidaknya ada makanan untuk hari itu.


    Saya sendiri sempat berdialog singkat dengan tim SAR, menanyakan perlukah untuk melakukan evakuasi kami ke tempat lain. Dengan berbagai pertimbangan, diantaranta gedung evakuasi terdekat dari dari posisi kami yang sudah penuh. Bahkan kabarnya, tidak semua bisa berbaring di sana dan hanya bisa duduk untuk beristirahat di malam harinya. Kemudian pertimbangan jumlah orang dari total 7 rumah evakuasi terdekat sebanyak lebih dari 70 orang. Dan tentu pertimbangan utama adalah air banjir yang sudah mengalami penurunan meskipun sangat lambat.


    Nyanyian Tidur dan Lantunan Syukur


    Di malam kedua banjir, semua orang kecuali saya, tidur dengan sangat lelap. Bahagia sekali mendengar "nyanyian tidur" mereka yang bersahut-sahutan. Sungguh perjuangan yang tidak mudah sudah kami lalui bersama-sama selama dua hari. Bersyukurlah mereka bisa beristirahat dengan sangat nyaman malam ini. Saya sendiri ternyata belum juga bisa tidur nyenyak dimalam kedua. Tapi bukan karena diliputi kekhawatiran seperti malam sebelumnya. Sebaliknya, malam ini karena diliputi kesyukuran yang luar biasa.


    Seperti yang sering dikatakan oleh suami bahwa saya adalah orang yang begitu ekspresif, sebagaimana kebalikan dirinya. Dan benar saja. Untuk kesyukuran selama banjir ini, perlu waktu hampir semalam penuh ternyata untuk mengekspresikannya. Sulit sekali menghentikan air mata syukur yang terus berlinang. Bagai berdialog dengan Allah dan diri sendiri, boleh dibilang tulisan inipun lahir dimalam kedua ini. Meski tidak sempat dituliskan karena alat bantu tulis (HP) yang sudah kehabisan barerai. Sepanjang malam, tidak selesai juga draft panjang yang saya ingat untuk disyukuri. 


    Mulai dari keselamatan semua dari kami, rejeki makanan yang kami dapat hingga tidak sempat lama kami kelarapan, banjir yang sudah semakin turun, air hujan yang hampir tidak terdengar lagi di malam kedua, kebaikan para tetangga yang tetap saling menolong, bantuan-bantuan yang dikirimkan kepada kami termasuk doa-doa yang dipanjatkan oleh para keluarga dan teman. Bahkan hal-hal kecil seperti dengkuran suami, usilnya tangan dan kaki anak selama tidur. Dan begitu banyak hal lain yang jika saya tuliskan akan membuat teman-teman membaca hingga berjam-jam hanya untuk bagian ini.


    Rasa Syukur Mengalahkan Kesedihan


    Sebegitu besar rasa syukur yang dirasakan, hingga mengalahkan kesedihan atas ujian pasca banjir yang mulai perlahan dirasakan. Mobil dan motor yang sepenuhnya terendam banjir, namun ini pun masih begitu  kami syukuri karena setidaknya mereka semua tidak terbawa arus. Buku-buku warisan dari almarhum abah dan album-album foto kenangan bersama beliau yang hancur. Perabot rumah berupa lemari, meja, dan lainnya  yang sepenuhnya rusak bahkan hancur. Alat-alat elektronik yang juga hampir bisa dipastikan rusak karena beberapa hari terendam, kondisi rumah kayu dan sudah tua yang karena banjir ini mengalami kerusakan sekitar 30%. 


    Tapi kesedihan ini kami anggap hanyalah sebagai pelajaran sabar dan ikhlas yang Allah sampaikan kepada kami korban banjir Barabai semuanya. Saya pun yakin, dibalik semua yang kami alami sekarang, akan ada pengampunan dan pahala besar yang menanti kami jika melaluinya dengan sabar dan ikhlas. Sungguh semua karena Allah begitu sayang.


    Keseimbangan Alam


    Banjir besar kali ini sejatinya juga sebagai cambuk bagi kita seluruh manusia yang ikut menyaksikan. Alam sebenarnya selalu berjalan sesuai dengan sunnatullah, sebagaimana proses penciptaannya sejak dulu kala. Kitanya saja sebagai khalifah yang sering lalai untuk menjaga keseimbangannya. 


    Resapan air yang semakin berkurang, pasak bumi yang semakin dihilangkan, dan mungkin masih banyak ketidak seimbangan lain yang kita manusia akibatkan. Namun demikianlah, bumi pun juga sudah teruji waktu untuk membuktikan dan selalu menemukan keseimbangannya dengan berbagai cara. Bisa jadi, banjir besar kali ini adalah salah satu cara nya. 


    Penutup


    Tulisan ini juga sebagai informasi untuk keluarga dan teman-teman yang mohon maaf, karena kami sudah membuat kalian begitu khawatir. Tulisan ini diketik pada hari Sabtu, 16 januari 2021 pukul 23.19 malam. Kami, Sasa dan keluarga besar dalam kondisi yang sudah jauh lebih baik dari hari sebelumnya. Bantuan makanan, pakaian, dan obat-obatan mulai berdatangan. 


    Banjir di rumah lantai 1 juga tinggal sekitar setengah lutut. Mohon maaf karena kami kembali meminta doa keluarga dan teman-teman semua, agar kami diberikan kesehatan dan kekuatan untuk proses recovery seperti pembersihan rumah, perbaikan alat elektronik, kendaraan, dan berbagai tugas pasca banjir. 


    Terima kasih untuk setiap relawan yang membantu banjir besar di Barabai sekitarnya. Menyaksikan perjuanga  kalian, rasanya hanya surga yang pantas untuk membalas budi baik saudara relawan semuanya.


    Terima kasih juga untuk para donatur di bagian bumi manapun berada. Sungguh bantuan yang kalian kirimkan, mungkin terasa kecil jika dalam kondisi biasanya. Tapi sungguh, terasa begitu mengharukan, begitu besar artinya bagi kami semua yang saat ini sedang diuji musibah banjir.


    Terima kasih untuk seluruh keluarga, teman, dan siapapun yang ikut mengirimkan doa bagi kami semua. Sungguh, kekuatan doa kalianlah yang ikut menggerakkan hati dan memudahkan langkah bagi para donatur dan relawa semuanya.


    Terima kasih khusus saya sampaikan kepada anak saya, Muhammad Naufal Khairuzzaman yang saat ini berusia 7 tahun. Terima kasih karena dalam waktu singkat ini sudah mau belajar banyak hal yang mungkin belum benar-benar waktunya untuk engkau pahami. Terima kasih sudah mau ikut bersabar dan bersyukur dalam menjalani pengalaman hidup kita kali ini. Naufal tidak perlu bersedih karena tidak ada satupun buku-buku Naufal yang bisa kita selamatkan. Satu-satunya barang yang Naufal tanyakan ketika pertama kalinya kami turun untuk mulai membersihkan lantai satu. Yakin saja nanti Allah akan mengganti dengan sesuatu yang jauh lebih indah.


    Tulisan ini hadiah mama untuk Naufal, yang akan Naufal kenang kelak disuatu saat nanti.

    Begitu panjang tulisan ini, tidak lain juga sebagai salah satu self healing bagi saya, penulis pribadi.

    Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan

    16 januari 2020.

    Anisa Safarina

  • 4 Modal Awal Pabila Handak Jadi Bloger Profesional

    blogger


    Bloger itu sebuah profesi nang membanggakan sekaligus manjanjiakan hagan dijalani baik bagi nang anum atawa nang tuha. Bisa dikatakan siapa haja bisa banar mun handak jadi bloger.



    Profesi bloger ini juga banyak banar ditekuni bahkan di kota-kota halus. Kada mesti begana di ibu kota atau kota nang ganal haja. Apabila begana di desa gin masih kawa banar jadi bloger. Intinya hanyalah tersedianya jaringan internet. 



    Nah, bagi siapa haja nang tertarik menjadi bloger tapi masih haja ragu atau bingung mamulainya dari mana, maka ulun di sini handak sadikit sharing tentang 4 modal awal untuk jadi bloger nang baik dan terlihat profesional. 



    Tapi maaf lah di sini ulun kada manulis “niat” atau “semangat” sebagai salah satu dari 4 modal awal karena ulun yakin nang membaca ini pasti sudah ada niatan untuk jadi bloger. Jadi kita bahas nang lebih spesifik haja lah.


    1.    Tahu Perbedaan Blogspot dan Wordpress

     

    Blogspot dan Wordpress adalah platform yang bisa kita pakai sebagai wadah hagan blog kita. Sebujurnya masih banyak platform lainnya tapi nang paling digunakan ya nang 2 ini.


    Keduanya jelas berbeda. Tapi jelas jua kadada nang gratis. Sebuah blog akan talihat profesional kalau blog itu sudah berbayar. Nah tapi mun pian memilih platform Wordpress, bayarnya lebih banyak karena harus menyewa hosting. Sedangkan blogspot itu sudah disediakan penyimpanan gratis oleh Google.



    Nah tapi pian jua harus tahu bahwa perbedaannya yang lebih penting diketahui itu bukan soal duitnya haja tapi tentang fiturnya jua yang bisa buhan pian baca di pencarian Google. Jangan sampai pian salah pilih dan lalu handak beganti pulang kaina. Lebih baik tentukan bujur-bujur dari awal. 


    2.    Tahu Ejaan Bahasa Indonesia Nang Bujur

     

    Kada mesti sempurna, nang penting pian tahu kayapa penulisan nang bujur untuk kata-kata common. Contohnya, kata “sekedar” itu salah. Nang bujur tu “sekadar”. Kata “intropeksi” itu salah. Nang bujur “introspeksi”. Dan masih banyak lagi. Pian bisa akses KBBI Daring untuk memastiakan apakah kata yang pian tulis sudah bujur atau balum. 


    3.    Bergabung Lawan Komunitas Bloger

     

    Kenapa harus gabung di komunitas? Nah ini karena bloger akan lebih berkembang kalau masuk ke sebuah komunitas. Biasanya di komunitas itu ada sesi sharing, bisa saling betakun dan menjawab. Bisa babagi ilmu sesama bloger. 



    Selain itu, pian bisa berkesempatan umpat event dan menambah luas relasi jua sehingga kredibilitas pian sebagai bloger lebih meyakinkan. 



    Ada banyak banar jua sudah komunitas-komunitas bloger ni mulai dari yang nasional sampai yang di daerah-daerah termasuk kayak Female Blogger of Banjarmasin ini. Syarat bergabungnya pun kada ngalih. Buhan pian jangan ragu untuk begabung. 


    4.    Menulis Rutin

     

    Nah, yang ini paling penting am. Harus banar pian lakukan. Bloger kalau kada menulis asa kada sah disambat bloger. Jadi pian harus banar menulis alias maisi blog pian lawan konten secara rutin. Semakin rancak update semakin bagus. Semakin banyak tulisan pian di blog, semakin baik. 



    Nah, itu haja pang modal awal atau modal utama yang harus buhan pian miliki bila handak jadi bloger nang profesional. Bila ada nang lain, pian bisa tambahkan di kolom komentar. Intinya siapa haja pasti bisa. Semangat tarus hagan kita para bloger dan salam sukses!


    Nang manulis: Hairun Nisa aka Eca (kataeca.com)

    Gambar: unsplash.com

  • Lomba Hari Ibu : Kado Terindah untuk Ibu, Gloskin Banjarmasin X FBB





    Halo teman-teman pembaca dan member Female Blogger of Banjarmasin. Dalam rangka ulang tahun ke-7 Gloskin Banjarmasin 14 Desember 2020 dan  menyambut Hari Ibu 22 Desember 2020. 

     

    Gloskin Banjarmasin berkolaborasi dengan Female Blogger of Banjarmasin mengadakan 3 lomba "Hadiah Terindah untuk Ibu" : blog, foto kontes dan pantun yang terbuka untuk member dan umum. Adapun waktu pelaksanaannya sebagai berikut : 

     

    Waktu Lomba

    1. Registrasi Artikel (1 Desember s/d 14 Desember 2020)
    2. Periode Penjurian (14 Desember – 20 Desember 2020)
    3. Pengumuman Pemenang (22 Desember 2020) pada blog, instagram Female Blogger of Banjarmasin dan Gloskin Banjarmasin



    Banner yang Wajib di Repost di Instagram Feed 
    dengan tag @gloksinbanjarmasin dan @femaleblogge.bjm


    Lomba Blog (Member FBB dan Umum)


    Kriteria Penialaian


    1. Tim juri akan melakukan penilaian berdasar bobot tulisan, kemudahan dalam memahami tulisan, dan kesuaian dengan tema.
    2. Memenuhi semua unsur dalam Syarat & Ketentuan.
    3. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.


    Syarat dan Ketentuan


    1. Tema artikel: "Hadiah Terindah untuk Ibu"
    2. Peserta semua gender (laki-laki dan perempuan)
    3. Semua peserta wajib share banner lomba di feed instagram masing-masing. 
    4. Artikel yang dibuat terdiri dari minimal 600 kata
    5. Artikel dapat menceritakan tentang hari ibu, sosok ibu, arti ibu bagi kalian, perjuangan menjadi seorang ibu, harapan untuk ibu dan hadiah yang ingin diberikan kepada ibu.
    6. Menggunakan gaya Bahasa sendiri.
    7. Peserta memberikan backlink ke :
      https://gloskinbanjarmasin.com/ pada anchor text “kecantikan”
      https://fbbcommunity.com/ pada anchor text “perempuan”
    8. Artikel dilengkapi dengan gambar. Artikel yang dibuat harus unik dan original (akan di cek plagiarisme untuk menghindari kecurangan)
    9. Artikel tidak mengandung unsur SARA, perjudian, pornografi, atau konten yang melanggar Udang-Undang Republik Indonesia
    10. Apabila ada artikel yang sama, maka artikel yang digunakan adalah artikel yang di-submit pertama.
    11. Wajib menggunakan Web atau Blog baik pribadi (TLD, blog non TLD, cc TLD) ataupun citizen blog (Kompasiana, medium, dll.)
    12. 1 orang hanya maksimal mengirimkan 2 artikel, tapi hanya 1 artikel yang berhak menang.
    13. Semua artikel yang didaftarkan menjadi hak milik panitia.

     

    Tata Cara Lomba

    1. Peserta wajib mengikuti media social :
      https://www.instagram.com/gloskinbanjarmasin/
      https://www.instagram.com/femaleblogger.bjm/
    2. Share tulisan yang dilombakan di akun media sosial dan tag akun media sosial Gloskin Banjarmasin dan Female Blogger of Banjarmasin dengan hastag #hariibu2020 #hadiahterindahuntukibu #GloskinXFBB

    Hadiah


    5 Pemenang kategori Female Blogger of Banjarmasin :

    1. Luxury Hydraglowing face therapy + mesoglow/acne micro injection : senilai Rp. 2.500.000,-
    2. Oxyjetlight face therapy + Laser G-Flash : senilai Rp. 1.400.000,-
    3. Ultimate face therapy : senilai Rp. 750.000,-
    4. Acne Blue Light/Blackpeel : Senilai Rp. 500.000,-
    5. Glowing face therapy/anti acne : Senilai Rp. 300.000,-

     

    5 Pemenang Kategori Umum :

    1. Oxyjetlight face therapy + Laser G-Bright : senilai Rp. 2.100.000,-
    2. Ultimate face therapy + mesoglow napage : senilai Rp. 1.750.000,-
    3. Glowing face therapy/anti acne : senilai Rp. 300.000,-
    4. Voucher disc. Perawatan 40% 
    5. Voucher disc. Perawatan 35%


    Lomba Foto Kontes (Umum)


    Syarat dan Ketentuan


    1. Tema foto : "Hari Ibu"
    2. Semua peserta wajib share banner lomba di feed instagram masing-masing. 
    3. Foto yang menggambarkan sosok seorang ibu, menghabiskan waktu bersama ibu seperti memasak dan foto bersama ibu.
    4. Foto dikirim melalui email : gacbjm@gmail.com dengan pilihan subjek + user id instagram :
      • -  Kontes photo hari Ibu Gloskin
      • -  Kontes photo masakan special Ibu dilengkapi dengan resep. 
    5. Foto tidak wajib di upload di instagram. 
    6. 1 orang hanya maksimal mengirimkan 2 foto, tapi hanya 1 foto yang berhak menang.
    7. Semua foto yang diikutsertakan menjadi hak milik panitia.
    8. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.


    Tata Cara Lomba


    1. Peserta wajib mengikuti media social :
      https://www.instagram.com/gloskinbanjarmasin/
      https://www.instagram.com/femaleblogger.bjm/
    2. Foto yang dilombakan wajib tag akun Instagram Gloskin Banjarmasin dan Female Blogger of Banjarmasin dengan hastag #hariibu2020 #hadiahterindahuntukibu #GloskinXFBB


    Hadiah


    1. Laser G-Flash 1 area : senilai Rp. 500.000,-
    2. Peeling Body 1 area : senilai Rp. 400.000,-
    3. Daily White Lotion : senilai Rp. 175.000,-
    4. Hydrofresh foaming : senilai Rp. 105.000,-
    5. Voucher disc. product 30%


    Lomba Pantun (Umum)


    Syarat dan Ketentuan


    1. Tema pantun : “Budaya Lokal dan Kecantikan “
    2. Semua peserta wajib share banner lomba di feed instagram masing-masing. 
    3. Pantun dikirim melalui email : gacbjm@gmail.com dengan subjek "Kontes pantun hari Ibu" + user id instagram
    4. 1 orang hanya maksimal mengirimkan 2 pantun, tapi hanya 1 pantun yang berhak menang.
    5. Semua pantun yang diikutsertakan menjadi hak milik panitia.
    6. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.


    Tata Cara Lomba


    1. Peserta wajib mengikuti media social instagram
      https://www.instagram.com/gloskinbanjarmasin/
      https://www.instagram.com/femaleblogger.bjm/


    Hadiah


    1. Voucher Perawatan senilai 100.000
    2. Voucher Disc Perawatan 40%
    3. Voucher Disc Product 30%

     

    Jika ingin ikutan, peserta mendaftar  terlebih dahulu melalui link Google Form KLIK DISINI

    Peserta mengirimkan link karya : tulisan/foto/pantun Google Form KLIK DISINI

    Contact person : Putri 0897-141-8636

  • 3 Ngaran Kota Martapura

    martapura


    Assalamualaikum, apa habar pian sabarataan? Mudahan pian berataan sehat-sehatlah.


    Perkenalkan dahulu, ulun Ashya beisi blog www.rizkyashya.com, mun pian kadada gawian jangan kada ingat lah mampir ke blog ulun.


    Sekitar Bulan Agustus, ulun pindah tugas dari Banjarmasin ke Martapura. Sebelum ulun pindah tugas, kawan-kawan ulun bakisah kalo Kota Martapura itu Kota nang Alim banar.
     

    Pas sampai di Martapura, ulun takajut-kajut soalnya apa jar kawan ulun nyata adanya kalo Martapura ini orangnya alim-alim banar. Buannya kalo bajalanan rancak basarung, babaju koko, lawan bapeci gasan nang lakian. Kalo nang biniannya babaju gamis-gamis. 


    Selain alim-alim masyarakatnya, ternyata Kota Martapura memiliki ngaran lain. Kalo, pian penasaran jangan di skiplah tulisan ulun.

     

    1. Kota Intan

     

    Sumber : https://jateng.tribunnews.com



    Bahari, asal mula Martapura jadi Kota Intan tu karena Kota Martapura menjadi tempat pengolahan dan perdagangan batu Intan atau Berlian. 

     

    Berlian ini adalah hasil dari olahan intan nang masih mentah. Setelah diolah dan digosok, jadilah berlian nang cantik dan basinar. Kalo buan pian jalan-jalan ke Martapura jangan kada ingat mampir ke Pasar CBS lah, disana banyak banar buan pedagang nang bajualan berlian lawan macam-macam model dan harganya. Buan pian tinggal pilih aja mana nang buan pian handak.

     

    2. Kota Santri

     

    Sumber : https://www.krjogja.com



    Kada cuma itu ja pang, Martapura jua punya ngaran lain yaitu Kota Santri. Martapura baisi Pondok Pesantren Darussalam nang mana pondok itu banyak malahirkan ulama dan tokoh keagamaan. 

     

    Selain itu, banyak pondok-pondok pesantren nang mengikuti atau berpedoman pada kurikulum atau pola pembelajaran dari pondok pesentren itu.

     

    3. Kota Serambi Mekah

     

    Sumber : http://www.getborneo.com



    Nang menjadikan Martapura Serambi Mekah karena Martapura punya Masjid legendaris yaitu Masjid Al Kharamah. Masjid tersebut menjadi masjid tujuan ziarah umat muslim di Kalimantan Selatan. 

     

    Selain itu, Martapura jua memiliki daerah nang banama Sekumpul dimana K.H Ahmad Zaini Ghani atau nang biasa di sebut Abah Guru Sekumpul dimakamkan. 


    Wahini satiap satahun sakali ada acara nang biasa disebut Haul Sekumpul dimana banyak umat muslim badatangan dari pelosok daerah gasan baziarah dan mendoakan Abah Guru Sekumpul.

     

    Buan pian ada tau lagilah ngaran untuk Kota Martapura? Kalo ada, jangan kada ingat tulisakan ngarannya di komentar lah. Biar kita tau kalo Martapura baisi banyak ngaran.

     


    Nah, nintu pang tulisan ulun tentang 3 Ngaran Kota Martapura. Semoga tulisan ulun bamanfaat gasan pian sabarataan.

     


    Salam,
    Nang Manulis: Rizky Ashyanita : www.rizkyashya.com

    Nang Mangedit: Niswin niswindows.com


  • Bajalanan Ka Rumah Jumblu Di Daerah Cempaka

     


    Holla Assalamualaikum, babulik pulang ulun Nisa angguta Female Blogger Of Banjarmasin. Bila pian mambaca tulisan ini bararti bagian pian tahu ulun lagi dapat hadiah. 

     

    Alhamdulillah, bila bagian pian katuju wan ulun bisa datang ka akun ig ulun cari aja Khairunnisa_zputri nah ini, bila pian handak tahu kelakuan ulun di dunia twitter bisa cari nama ulun, bisa jua kunjungi tulisan ulun, karena ulun jua saurang blogger di https://www.nisazet.com lancar ulun prumusi hehehe.   

     

    Jadi, jumahat samalam, ulun bajalanan ka arah cempaka ada ka kiram, ka bukit mawar, ada nang maulah ulun panasaran banar rumah jumblu. Mulai bahari panasaran, tapi kada suah manjajak akan batis kasana. 

     

    Bila bagian pian penasaran saran, ulun sabaiknya datangi,tuntii jangan mandangar ujar ujar habar yang kisah belabih ataupun bakurang. Nah ini sababnya, karana mandangar kisah urang lalu ulun handak tahu, akhirnya bajajak ka sana.

     

    Alamat rumah jumblu?

    Rumah jumblu ini bagana di alamat di jalan campaka masuk perumahan kawasan kesatria secaba masuk kasana kada bayar, asal tahu di adat wan tahu di basa, karana ini yang dimasuki perumahan urang.

     

    Bila handak behabut kaina di pas sampai di rumah jumblu. Karena disana halaman luas parkir nyaman tapi jalan yang dijalani itu tanah habang, kada disarankan bila hujan kasana. Ban kandaraan bagumpal habang, sandal capal pakai bajajak gin taumpat habang.

     

    Apa yang ulun pikir akan katika datang ka rumah jumblu?

    Asik jar ulun bujuran malihat rumah saikunganya. Sakalinyaaaaaaaaaaaaaaaaa pas ulun mendatangi kasana, di higa muka belakang banyak parumahan orang, alias inya kada jumblu bila di telaah bujur bujur, bila sahibar melihat gambar bujur ai inya menyurangan di gundukan tanah bakas tabukan.

     

    Nah bila sudah kasana higa mehiga rumah nya bagus bagus. Jadi ulun sampat tatipu tapi kada papa puas haja sudah malihat wan bakudak.

     



    Sakalinya, rumah jumblu ini suah rubuh, alias tatimpa angin wan hujan badai datang lalu hancur naran dari kayu wara, babaya kuat pondasi nya, nah imbah rubuh tu di bangun pulang oleh developer sana, sabagai ciri khas parumahan ngintu, bisa jua icun Banjarbaru.

     

    Pas sampai kasana, ulun malihat nusia banyaaak banar, ada yang basapidaan, bakudakan, ada jua kakanakan naik kasana. 

     

    Nah pikir ulun ada tangga nginih supaya bisa sampai ka atas maliat dalam rumah jumblu, ulun putari ai gundukan tanah nya sakalinya kadada. Tapi ulun nih bingung, jalan mana kakanakan nginih.

     

    Bakuciak ulun kalu “Uy kakanakan, jalan mana bagian kam naik ka rumah jumblu tu. Nang kakankan manyahut jalan muka. Haw jar ulun maka kadada tangga, dimapa naik kaini. Uh sakali dipikir akan inya mamanjat jalan yang kada tapi curam itu.

     

    Apakah ulun menyesal bajalanan karumah jumblu?

    Hau kadada istilah manyasal, yang panting ulun kada takajut habar, asal bagian tahu yang iyanya bajalanan sambil baulah kuntin, upload di blog Alhamdulillah blog nya teisi jadinya. Hahahah, pas parak suri ulun bulik ai lagi, karena Banjarbaru ke Banjarmasin sajam perjalanan amun jalan lambat, bila kaya Rossi masih anum bisa satangah jam sampai.

     

    Nah karena parut ulun lapar alias kada bamakanan dari subuh tulak bahayau ulun mamilih makan lalapan di parak bundaran ganal. Bila dari arah campaka bagian pian harus mamutar, andakannya di parak jalan handak kamandiangin.

     


     

    Murah wan nyaman lalapan nya, dijamin bagian pian batambah, ulun neh makan minta dua piring tapi kada habis jua. Jadi maisi tanaga pas dijalan.

     

    Bulik ka Banjarmasin malihat sunsit umaaa bungas banar ciptaan Allah tu, dasar bujur indah sagala yang diciptakan di bumi ini, iyakalo. Bagian pian yang mambaca, meedit wan mengoment nih salah satu ciptaan Allah yang maha sempurna.

     

    Sudah gin, malam banar sudah ulun akhirnya sampai ka rumah ulun, datang bajalanan di musim pandemi kaini, jangan kada ingat mandi. Supaya barasih pas buliknya. Oke!

     

    Salam sugar,

    Nang Manulis, Nisa

    Nang Mangedit, Niswin

  • Hari Pelanggan Nasional dan FBB Kolaborasi

     Pada bulan September ini, kami mengadakan kolaborasi bersama dengan tema Hari Pelanggan Nasional. Kebetulan pada tanggal 4 September sebagai Hari Pelanggan Nasional. 

    Cerita beragam datang dari para peserta blog collab. Ada yang bercerita pengalaman, tentang gaya hidup belanja yang ebrubah saat pandmei, dan masih banyak cerita menarik lainnya.

    Ada 10 peserta kolaborasi bulan ini. Hmmm, ada apa aja cerita tentang tema kali ini? Yuk disimak :

    1. 5 Tips Agar Pelanggan Loyal oleh  Helka Sari Rezeki 

    tips agar pelanggan loyal

    Salah satu tujuan Hari Pelanggan Nasional adalah agar tercapainya kepuasan pelanggan sehingga ada  rasa loyal dari pelanggan itu sendiri. Berikut ada 5 tips agar pelanggan loyal terhadap toko anda.

    2.   Pengalaman Pindah Faskes BPJS Kesehatan Online oleh Triyatni Ashari 

    pengalaman pindah faskes bpjs online


    Tentang cerita pengalaman pindah Faskes BPJS via aplikasi, juga beberapa catatan. Salah satunya, harus menunggu sebulan agar bisa pindah. 

    3.  Petualangan Menjadi Pelanggan layanan Kesehatan oleh Putri Serry Banon

    Petualangan Menjadi Pelanggan layanan Kesehatan

    Bulan ini dalam rangka hari pelanggan nasional, Female Blogger Banjarmasin mengangkat tema tentang pelanggan untuk acara kolaborasi rutinnya. Pada tulisan ini aku menceritakan tentang petualanganku bersama suami dan anakku sebagai pelanggan layanan kesehatan.

    4.   Inovasi Pelayanan Pelanggan di Era New Normal Perlukah? oleh Putri Santoso

    Inovasi Pelayanan Pelanggan di Era New Normal Perlukah?

     Memperingati hari pelanggan nasional di tengah pandemi covid19, memaksa pelaku usaha untuk terus berinovasi

    5.   [Saturday Talk] Buku dan Hari Pelanggan Nasional oleh Ira

    [Saturday Talk] Buku dan Hari Pelanggan Nasional

     

    Di momen hari pelanggan nasional ini, saya menuliskan tentang perbincangan yang beberapa waktu lalu ramai dibicarakan oleh para "bookish", yaitu tentang "kesalahpahaman"  antara penerbit dan penulis dengan para pelanggannya. Tentang batas-batas yang mungkin biasa saja bagi suatu pihak, tapi merupakan sesuatu yang tidak dapat diterima bagi pihak lain.

    6.   Siap-Siap dapet Surprise di Hari Pelanggan Nasional  oleh Mia Yunita

    Siap-Siap dapet Surprise di Hari Pelanggan Nasional

    Dalam artikel ini menceritakan ttg Harpelnas dan apa saja yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan u.memanjakan pelanggannya.

    7.   TIPS MELAYANI KONSUMEN ATAU PELANGGAN DENGAN BENAR  oleh Fatimah Aqila

    TIPS MELAYANI KONSUMEN ATAU PELANGGAN DENGAN BENAR

    Konon hari pelanggan nasional diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pelanggan. Karena, bagi pelaku bisnis atau yang memiliki usaha dalam bidang jasa pastinya berhubungan erat dengan namanya pelanggan Kalau tidak ada pelanggan entar sepi dongs! Nah, makanya penting banget untuk menerapkan cara yang tepat dalam memperlakukan para pelanggan.

    8.  Peran Media Sosial dalam Melayani Pelanggan oleh Antung Apriana

    Peran Media Sosial dalam Melayani Pelanggan
     

    Peranan dan pentingnya media sosial bagi sebuah perusahaan terutama jasa pelayanan publik.

    9.  (FBB Kolaborasi) Memaknai Hari Pelanggan Nasional Era Pandemi oleh Enny Ratnawati

    Memaknai Hari Pelanggan Nasional Era Pandemi

    Hari pelanggan nasional yang diperingati setiap tahun harus dimaknai dengan lebih baik.Apalagi di masa pandemi dimana semua harus menyesuaikan. Produsen maupun konsumen sama-sama merasakan dampaknya

    10.  Gaya Belanja pada Masa Pandemi oleh Nailiya Nikmah

    Gaya Belanja pada Masa Pandemi

    Pandemi membuat kita banyak melakukan perubahan dalam hidup, termasuk gaya belanja. Sebagai konsumen maupun pelanggan, awalnya aku belum lihai dengan gaya belanja online. Apa yang terjadi? Simak kisah lengkapnya.

    Nah itu dia postingan-postingan kolaborasi dari 10 peserta FBB Kolaborasi. Bagaiman? Seru-seru kan ya. Banyak hal yang bisa kita pelajari dan bisa kita ambil hikmahnya dari segala situasi. Tetap semangat nulis ya! 

    "The secret of good writing is telling the truth.” — Gordon Lish

    Salam Admin Blog ~ pohontomat

  • WHAT WE DO

    Untuk job komunitas, kami telah bekerjasama dengan puluhan brand dalam 4 tahun terakhir. Juga berbagai agenda-agenda lainnya. Tidak termasuk dengan pengalaman kerjasama member sebagai individu yang mungkin sudah mencapai total ratusan hingga ribuan kerjasama. Ini membuktikan bahwa kami berpengalaman dan dipercaya banyak Brand.

    CONTACT US

    For enquiries you can contact us in several different ways. Contact details are below.

    Silakan menghubungi kami melalui form kontak di bawah ini. Bisa juga menghubungi Putri 08971418636 (WA)

    Kami menerima berbagai tawaran kerjasama dengan Brand, baik produk maupun layanan. Kami akan berusaha merespon sesegera mungkin